Gambaran Keindahan Taman Surga – Ustadz Firanda Andirja, MA.

Bismillahirrohmanirrohim

Ikhwatil iman lihatlah kebun yang indah ini tentu kita akui setiap kita memiliki fitroh senang dengan hijaunya kebun, indahnya kebun. Oleh karenanya kita dapati Allah SWT dalam Al-qur’an tatkala menyebutkan ganjaran yang Allah berikan kepada penghuni surga, Allah sering menyebutkan tentang kebun, tentang pohon-pohon yang rindang yang Allah sebut dalam Al-qur’an “jannah”, surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungah dibawahnya.

 

kata Allah SWT karena memang kita harus akui kita senang dengan keindahan kebun, hijaunya rindangnya pohon namun perlu kita ketahui bahwasanya kebun yang Allah siapakan bagi kita di akhirat kelak, taman yang Allah siapkan bagi kita di akhirat kelak bagi penghuni surga tidaklah sama dengan taman yang sedang kita lihat sekarang ini.

 

Kita sekarang mungkin takjub dengan keindahan taman ini akan tetapi taman ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan indahnya tamannya surga karena dalam hadits qudsi Rasulullah SAW telah menyebutkan Allah mengatakan:

“Aku telah menyiapkan bagi hamba-hambaku yang sholeh kenikmatan-kenikmatan di surga yang tidak pernah dilihat oleh mata-mata mereka, yang tidak pernah didengar oleh telinga-telinga mereka bahkan tidak pernah terbetik dalam hati mereka”

 

Tatkala Allah menyebutkan tentang taman disurga tentu taman yang sangat indah yang tidak pernah dilihat oleh mata kita, tidak pernah didengar oleh telinga kita bahkan tidak terbetik didalam hati kita, kita mau menghayalkan bagaimana keindahan taman tersebut pasti salah hayalan kita, pasti salah 100% salah karena tidak bisa dibandingkan antara indahnya dunia dengan indahnya akhirat dan bahkan tidak boleh dibandingkan karena sangat jauh berbeda.

 

Ikhwatil iman saudara-saudaraku seiman, saya ambil contoh tatkala Nabi SAW menyebutkan tentang ada pohon disurga yaitu pohon yang sangat lebat kemudian kalau seandainya kata Nabi SAW ada seorang yang naik kendaraannya naik tunggangannya selama 100 tahun berjalan dibawah naungan pohon tersebut maka dia belum sampai pada ujung pohon tersebut. Dan dalam hadits-hadits yang shohih disebutkan bahwasanya batang-batang pohon tersebut terbuat dari emas.

 

Ini sudah bukti bahwasanya sangat bebeda antara pohon didunia dengan pohon disurga, antara taman didunia dengan taman disurga, Allah SWT menyebutkan juga tentang pohon-pohon disurga tatkala Allah mengatakan:

“Dan penghuni surga apa yang mereka dapatkan wahai penghuni surga? Mereka berada dibawah pohon sidr, mereka memakan buah-buah sidr kata para ulama diantaranya Al-Imam Ibnu Katsir rohimahullahu ta’ala pohon sidr kalau didunia itu tidak ada buahnya kalaupun ada buahnya, buahnya sangat kecil tetapi disurga pohon sidr tersebut memiliki buah yang bisa dimakan dan juga tentang pohon tholh yang kata Al-Imam Ibnu Katsir rohimahullah pohon tersebut (tholh) itu adalah pohon di jazirah Arab yang hanya digunakan untuk bernaung, tidak ada buahnya, pohon berduri tidak ada buahnya tetapi diakhirat kelak pohon tersebut ada buahnya”

 

Subhanallah Allah SWT menyebutkan bagaimana bedanya sidr dan tholh didunia dengan sidr dan tholh diakhirat yang pohon tersebut didunia tidak berbuah ternyata di akhirat berbuah maka bagaimana lagi tatkala Allah menyebutkan tentang rumman (buah delima), tentang inab (anggur), tentang pohon-pohon lain yang didunia sudah berbuah bagaimana lagi tentang buah-buahnya di akhirat kelak. Tentunya tidak bisa kita bayangkan sekali lagi saya katakan apa saja yang kita bayangkan di benak kita tentang indahnya surga pasti salah bayangan kita tersebut.

 

Ikhwatil iman bahkan disurga Allah menghalalkan perkara-perkara di dunia yang Allah haramkan, sebagaimana telah di sebutkan oleh Nabi SAW dalam suatu hadits Nabi SAW mengatakan:

“Barangsiapa yang minum khomr di dunia dia tidak akan minum khomr di akhirat, barangsiapa di dunia bagi kaum lelaki yang memakai kain sutra, pakai pakaian yang terbuat dari sutra maka dia tidak akan memakainya di akhirat, barangsiapa di dunia dia minum dari bejana yang terbuat dari emas dan perak maka dia tidak akan minum dengan bejana tersebut di akhirat”

 

Setelah itu Nabi SAW mengatakan:

“Khomr birr itu adalah minuman penduduk surga, pakaian surga adalah pakaian penduduk surga dan bejana emas dan perak adalah bejananya penduduk surga, ini isyarat bahwasanya kita di dunia tidak boleh menggunakannya, tidak boleh minum khomr, tidak boleh makai pakaian sutra bagi kaum lelaki karena itu khusus untuk penduduk surga .

 

Ternyata di surga perkara-perkara yang haram di halalkan oleh Allah SWT kemudian kalau kita berbicara tentang khomr, tentang birrnya surga dengan birrnya dunia jauh berbeda semuanya berbeda antara dunia dan akahirat, semuanya berbeda. Apa kata Ibnu Abbas RA:

“Apa yang ada di surga dengan apa yang di dunia yang sama hanyalah nama, hakikatnya berbeda”

 

Kita berbicara tentang khomr, Allah SWT menghalalkan khomr di surga, birr di surga bahkan Allah membuat sungai yang terbuat dari birr, kata Allah SWT:

“Sungai-sungai yang mengalirka birr-birr, khomr-khomr, penduduk surga bisa berenang di sungai khomr tersebut”

 

Bukan sungainya seperti ini (kolam renang), bukan airnya seperti ini (pancuran) tidak, disana ada sungai khomr, ada sungai laban (susu), ada sungai madu, khomr yang sekarang kita bicarakan berbeda pula kalau kita minum khomr di dunia akan menimbulkan banyak masalah kepala kita pening, perut kita sakit kemudian menimbulkan penyakit-penyakit setelahnya, kemudian bahkan kita bisa bebicara secara ngaur, bisa melakukan hal-hal yang diluar dari kesadaran kita sampai-sampai seorang ahli tafsir menyebutkan bagaimana buruknya prilaku seorang yang setelah minum birr.

 

Ada seorang, dia minum birr setelah dia minum birr kemudian dia buang air kecil, setelah dia buang air kecil kemudian dia berwudhu dengan air kecilnya sendiri, kemudian setelah dia berwudhu dengan air kencingnya kemudian dia berkata segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoran dari tubuh saya, padahal dia baru saja mengusapkan air kencing di tubuhnya, ini perbuatan orang yang minum birr di dunia tapi di akhirat tidak kata Allah SWT:

 

“Orang yang minum khomr tidak akan pening, tidak akan pusing, tidak akan mabuk kata Allah SWT, mereka berebut-rebutan minum khomr, sama sekali mereka tidak mengucapkan kata-kata yang sia-sia setelah minum khomr bahkan tidak mengucapkan kata-kata dosa, kenapa? Meskipun mereka minum khomr,meskipun mereka berlezat-lezat dengan khomr akan tetapi tidak sama antara khomr dunia dengan khomr akhirat”

 

Karenanya ikhwatil iman ini hanya sekedar sedikit cuplikan sari kenikmatan surga yang tidak bisa di bandingkan antara dunia dengan akhirat dan kita akan berbicara Insya Allah selanjutnya tentang kenikmatan yang lain, tentang bidadari yang Allah yang Allah sediakan bagi para penghuni surga, sampai bersua kembali, assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

 

Durasi: 00:09:11
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on 06 May 2016
Editor: support

Makanan dan Minuman di Neraka – Ustadz Firanda Andirja, MA.

“Mereka diberi minum dengan air dari sumber yang sangat panas”

“dan mereka juga diberi makan”

“ tidak ada makan bagi mereka kecuali Dhori’”

 

Penghuni neraka Jahannam mereka merasa haus dan mereka merasa lapar dan Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-utsaimin Rahimahullah menyebutkan kenapa mereka kehausan, kenapa mereka kelaparan? Karena mereka telah berdiri di padang Mahsyar pada hari dimana suatu hari seperti lima puluh ribu tahun mereka berdiri dalam keadaan panas matahari dengan jarak satu Mil kerinhgat mereka bercucuran sehingga mereka dalam masa penungguan tersebut dalam keadaan sangat lapar dan sangat haus.

 

Sehingga tatkala mereka dimasukkan dalam Neraka Jahannam mereka juga merasakan panasnya api neraka Jahannam sehingga kehausan menyerang diri mereka, sangat haus dan mereka minta minum kepada Allah SWT kata Allah SWT :

 

“Mereka minta tolong agar diberi  air minum bagi mereka , air minum yang didatangkan bagi mereka air minum yang sangat panas sebagaimana besi atau logam yang dileburkan karena saking panasnya sebelum mereka memasukkan dalam perut mereka wajah mereka sudah meleleh terpanggang dengan uapnya air panas tersebut , namun mereka harus minum karena mereka sangat kehausan akhirnya meskipun air yang sangat panas tersebut karena kehausan yang menyerang kerongkongan mereka maka mereka terpaksa minum air yang sangat panas tersebut  yang sebelum masuk dalam kerongkongan mereka sudah membakar  wajah mereka “

 

Dan tatkala air tersebut masuk dalam perut  mereka kata Allah SWT:

 

“Maka kemudian air tersebut akan mencabik-cabik usus-usus mereka , namun mereka harus minum  karena kehausan yang amat sangat, arti jadi merasa kehausan dan dia tau air ini akan membinasakan dia tapi dia harus minum juga, ini minuman mereka “

 

Bagaimana dengan makanan mereka kata Allah SWT:

“Tidak ada makanan bagi mereka kecuali Dhori”

 

Dhori’ juga ada dua tafsiran dikalangan para Ahli tafsir, tafsiran pertama: menyatakan bahwasannya Dhori’ diambil dari bahasa arab artinya”benar-benar merendah minta pertolongan kepada Allah SWT”, tatkala mereka makan makanan tersebut maka mereka  merasakan kesakitan yang amat parah sehingga mereka minta pertolongan kepada Allah SWT mereka minta agar dimatikan begitu makan makanan yang begitu memayahkan diri mereka menyakitkan tubuh mereka makanan dimasukkan dalam perut mereka malah menyakitkan  diri mereka sehingga mereka minta untuk dimatikan.

 

Kata mereka Wahai Malik mintalah kepada Allah agar mematikan kami, Adapun orang-orang penghuni neraka Jahannam maka mereka tidak akan dimatikan oleh Allah SWT kalian akan tetap tinggal dalam neraka Jahannam, mereka tidak akan dimatikan dan tidak akan dikurangi adzab mereka karena kesakitan yang amat parah yang mereka rasakan akibat makanan tersebut mereka minta diringankan adzabnya, berdoalah mintalah kepada Rabb kalian agar mengurangi siksaan yang kami rasakan meskipun satu hari saja, akan tetapi apa jawaban Allah SWT kepada penghuni neraka Jahannam dengan ayat sebagaimana penjelasan Syaikh Abdurrahman Bin Nashir Assa’di ayat yang paling mengerikan bagi penghuni neraka Jahannam Allah mengatakan:

“Siahkan kalian rasakan siksaan neraka Jahannam dan kami tidak akan menambah bagi kalian kecuali adzab, mereka minta mati nggak dimatikan oleh Allah mereka minta keringanan tidak diberi keringanan oleh Allah bahkan Allah mengakatan: kami tidak akan menambahkan bagi kalian kecuali adzab, artinya apa? Ada kemungkinan adzab mereka ditambah dengan berbagai macam model adzab yang lain karena tidak ada tambahan setiap hari yang ada tambahan adalah model adzab yang lain atau adzabnya akan ditinggikan kualitasnya semakin parah semakin ngeri adzabnya tidak ada tambahan bagi mereka kecuali adzab.

 

Ini ayat yang paling mengerikan bagi penghuni neraka Jahannam mereka minta mati mereka minta dikurangi ternyata diberi tambahan adzab oleh Allah SWT.

 

Durasi: 00:05:38
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on 29 April 2016
Editor:

Kesimpulan Seluruh Ilmu Agama – Ustadz Firanda Andirja, MA.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Al Imam Adz-Dzahabi rohimahullahu ta’ala dalam kitabnya(Siyar An-Nubala) menyebutkan riwayat dari Zaid bin Sa’ad dan yang lainnya mereka mengatakan Ada seorang lelaki yang meminta kepada Ibnu Umar untuk menuliskan seluruh ilmu, ini adalah permintaan yang sangat sulit. Bagaimana Ibnu Umar radiallahu ta’ala ‘anhuma di suruh untuk menulis seluruh ilmu dan kita sangat tahu bahwasanya ilmu sangatlah luas, ilmu agama sangatlah banyak namun bagaimana cerdasnya Ibnu Umar radiallahu ta’ala ‘anhuma dengan keluasan ilmunya maka dia menjawab suatu jawaban yang indah.

 

Maka Ibnu Umar pun menulis kepada lelaki tersebut dengan berkata:

“ sesungguhnya ilmu itu banyak akan tetapi jika kau mampu untuk bertemu dengan Allah dalam kondisi engkau tidak menumpahkan darah kaum muslimin dan perutmu kosong dari memakan harta kaum muslimin dank au menjaga lisanmu dari harga diri kaum muslimin serta engkau melazimi jama’ah mereka maka lakukanlah!”

 

Empat perkara yang di sebutkan oleh Ibnu Umar radhiallahu ta’ala ‘anhuma dan ini telah meringkas seluruh agama ini, yaitu seorang berusaha untuk bertemu dengan Allah SWT dalam kondisi tidak menumpahkan, tidak melukai darah kaum muslimin, dalam kondisi tidak memakan sama sekali harta kaum muslimin dan menjaga lisannya untuk tidak menjatuhkan harga diri kaum muslimin serta melazimi jama’ah mereka, maka dia telah bertemu dengan Allah dengan pertemuan yang terbaik dan inilah wasiat yang telah di sampaikan oleh nabi SAW tatkala dalam haji wada’ Rasulullah SAW mengatakan:

“Sesungguhnya darah kalian, sesungguhnya harta kalian dan sesungguhnya harga diri kalian haram bagi kalian tidak boleh di langgar. Darah tidak boleh di tumpahkan, harta tidak boleh di ambil, harga diri tidak boleh di jatuhkan”

 

Dalam riwayat lain kata nabi SAW:

“Sesungguhnya ada empat perkara yang harus di perhatikan Janganlah kalian berbuat syirik kepada Allah sama sekali, kemudian kata nabi SAW dan janganlah kalaian membunuh suatu jiwa yang di haramkan oleh Allah untuk di bunuh dan janganlah kalian berzina dan janagnlah kalian mencuri”

 

Ini berhubungan dengan hak-hak para hamba, oleh karenanya seorang tatkala hidup di atas muka bumi ini dia akan terjerumus dalam kemaksiatan tetapi jika dia toh harus bermaksiat maka jangan sampai dia bermaksiat berhubungan dengan hak-hak kaum muslimin yang lainnya, dia akan di sidang oleh Allah SWT, dia akan di tuntut oleh kaum muslimin lainnya di akhirat dan ingat di antara hak-hak kaum muslimin yang sangat besar, dosa-dosa yang sangat besar adalah yang berkaitan dengan harta, berkaitan dengan darah dan berkaitan dengan harga diri.

 

Oleh karenanya seorang berusaha keluar dari dunia ini, bertemu dengan Allah SWT dalam kondisi tidak mengganggu kaum muslimin yang lainnya, inilah kesimpulan ilmu dari seluruh ilmu agama yang telah di wasiatkan oleh Ibnu Umar radhiallahu ta’ala ‘anhuma. Semoga kita bisa mengamalkannya.

 

Durasi: 00:04:34
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on 25 April 2016
Editor:

Manakah yang Lebih Tampan Nabi Yusuf atau Nabi Muhammad – Ustadz Firanda Andirja MA

Manakah yang lebih tampan nabi Muhammad SAW ataukah nabi Yusuf ‘alaihissalam?

:Ada khilaf di kalangan para ulama tetapi yang benar yang lebih tampan, tampan dari sisi syahwat perempuan adalah nabi Yusuf ‘alaihissalam, nabi Muhammad SAW tampan dia memiliki ketampanan sendiri tidak ada yang ragu bahwasanya Rasulullah SAW tampan tetapi tampan yang menjadikan wanita bersyahwat adalah siapa? Nabi Yusuf karena ketampanan ada berbagai sisi.

 

Oleh karenanya seandainya nabi Muhammad SAW lebih tampan daripada nabi Yusuf maka akan terkenal, orang-orang wanita Quraisy akan tergila-gila sama nabi SAW dan ini tidak terdapat dalam hadits-hadits nabi, tetapi nabi Yusuf dalam al-qur’an Allah sebutkan bahwasanya para wanita baru melihat nabi Yusuf dalam beberapa detik mereka sudah memotong-motong tangan mereka tanpa mereka sadari dan mereka mengatakan

“Ini bukan manusia ini adalah malaikat yang mulia”

 

Mereka menganggap nabi Yusuf adalah malaikat sampai setelah itu akhirnya para ibu-ibu tadi yang tadinya ngerumpi  menjelek-jelekkan istri mentri akhirnya mereka gabung sama istri mentri merayu Yusuf agar mau berzina sama istri mentri sampai nabi Yusuf mengatakan:

“ya Allah penjara lebih aku sukai dari pada rayuan para wanita tersebut”

 

Akhirnya istri mentri mengatakan dalam buku-buku tafsir di sebutkan istri mentri minta tolong kepada ibu-ibu tersebut  yang sudah terpesona dengan Yusuf: kalian datangi Yusuf rayu dia supaya saya berzina dengan dia, supaya dia mau berzina dengan saya, maka datanglah wanita itu satu per satu datang kepada Yusuf akhirnya apa? Semua wanita mengajak Yusuf untuk  berzina dengan dia kenapa? Karena semua terpesona dengan Yusuf ‘alaihissalam.

 

Jadi kalau kita lihat dari ketampanan lebih tampan nabi Yusuf dari sisi syahwat wanita terhadap ketampanan tersebut , faham? Kita bisa lihat ada orang tampan satunya tampan tapi wanita lebih suka model wajah seperti ini  menurut kita lelaki ini lebih gagah bisa jadi demikian.

 

Ada dua lelaki satunya gagah satunya kurang gagah tapi kalau kita tunjukkan mata wanita dia lebih naksir sama yang ini(yang kurang gagah), maksud saya Yusuf lebih tampan dari sisi ketertarikan wanita terhadap beliau ‘alaihissalam.

 

Ini pertanyaan sering berulang apakah cerita mengenai nabi Yusuf ‘alaihissalam bahwa pada akhirnya dia menikah dengan Zulaikho itu benar atau tidak?

:Tidak ada hadits yang shohih, tidak ada riwayat yang shohih yang menyebutkan akhirnya nabi Yusuf menikah dengan Siti Zulaikho,,tidak ada, tetapi di sebutkan dalam buku-buku tafsir ada riwayat-riwayat isro iliyad akhirnya Yusuf pun menikah dengan apa? Zulaikho, akhirnya mereka ketemu. Kenapa tatkala itu nabi Yusuf di angkat menjadi mentri keuangan.

 

suami Zulaikho meninggal dunia akhirnya sang raja melihat ada janda ini di nikahkan sama apa? Nabi Yusuf, waktu ketemu nabi Yusuf,,nabi Yusuf mengatakan: kan kalau begini baik jangan ngerayu-rayu seperti dulu, akhirnya kata Zulaikho; kan engkau tahu wahai Yusuf suami saya dulu tidak bisa mendatangi wanita dan saya seorang wanita yang cantik dan kau seorang lelaki yang tampan, maka wajar dahulu saya merayu dirimu, namun ini semua tidak ada dalil yang shohih. Oleh karenanya Syaikh Sholeh Al-Fauzan hafidzohullah pernah di tanya apakah akhirnya Yusuf menikah dengan Zulaikho? maka dia menjawab “saya tidak pernah hadiri walimahnya”.

 

 

Durasi: 00:03:20
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on
Editor:

Anda Bodoh Jika ……? – Ustadz Firanda Andirja, MA.

وَبَرَكَاتُهُ

Anda adalah orang yang bodoh, anda adalah orang yang jahil, meskipun anda menghafal Qur’an, meskipun anda sholat berjama’ah di masjid, meskipun anda sering menghadiri pengajian, bahkan meskipun anda seorang ustadz.

 

Anda adalah seorang yang bodoh dan jahil. Kapan? Jika anda bermaksiat kepada Allah subhnahu wa ta’ala. Allah menegaskan sampai dalam 3 ayat menyatakan kebodohan anda. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

 

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ السُّوءَ بِجَهَالَةٍ

 

“Allah menamakan orang-orang yang mengerjakan keburukkan bahwasanya mereka mengerjakannya dengan kebodohan dengan kejahilan”

 

Dalam ayat lain kata Allah subhanahu wa ta’ala,

 

مَنْ عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ

 

“Sesungguhnya barang siapa diantara kalian melakukan keburukan dengan kejahilan”

 

dalam ayat yang lain kata Allah subhnahu wa ta’ala,

 

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا السُّوءَ بِجَهَالَةٍ

 

“Kemudian Rabb engkau, terhadap orang-orang yang melakukan kejahilan, melakukan kemaksiatan dengan kejahilan”

 

Dalam 3 ayat ini Allah menyatakan anda adalah orang yang jahil. Kapan? Sekali lagi tatkala anda bermaksiat. Jangan terpedaya apa yang anda hapalkan, jangan terpedaya dengan amalan sholeh yang anda lakukan. Jika anda terjerumus dalam ke maksiatan. Sesungguhnya anda benar-benar dalam kejahilan dalam kedungungan, dan dalam kebodohan.

 

Kenapa anda di katakan bodoh.

Bahwasanya, tatkala anda sedang bermaksiat Allah sedang lihat apa yang anda lakukan.

Anda bodoh dan dungu, sesungguhnya malaikat sedang mencatat apa yang sedang anda lakukan.

Anda bodoh dan dungu sesungguhnya kaki anda, tangan anda, bumi akan menjadi saksi atas apa yang anda lakukan.

 

Anda adalah orang yang bodoh tat kala sedang bermaksiat karena maksiaat tersebut bisa menghalangi rezeki anda, maksiaat tersebut bisa mengurangi keimanan anda, maksiaat tersebut bisa memberi dampak yang buruk bagi keluarga dan anak-anak anda. sungguh bodoh orang yang bermaksiat.

 

Anda adalah orang yang jahil bodoh dan dungu tat kala sedang bermaksiat,

anda telah begitu dungu mengutamakan kelezatan yang sementara dengan mengorbankan kelezatan yang abadi, kelezatan yang sedikit, kelezatan dunia, kelezatan maksiat yang hanya sebentar. sehingga akhirnya anda mengorbankan kelezatan surga yang sempurna dan abadi.hanya orang bodoh yang seperti ini.

 

Anda belum mengaku anda sebagai orang yang bodoh ?

tidakkah anda tahu bahwa kelezatan yang sedikit dari kemaksiatan yang anda lakukan bisa menjerumuskan anda dalam neraka jahannam

 

“Anda masih mengaku pintar ?

 

Anda benar-benar bodoh !!

 

Tidakah anda tahu bisa jadi tatkala bermaksiat, Allah mencabut nyawa anda, sehingga andapun meninggal dalam keadaan su’ul khotimah.

 

Oleh karenanya..

Anda adalah orang yang bodoh, tidak ada jalan keluar dari kebodohan anda kecuali, bertaubat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

 

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Durasi: 00:03:58
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on 21 April 2016
Editor: