Setiap Ibadah Butuh Dalil Serta Ada Wahyu – Al Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawwas

Saya mau Tanya pak kiyai ini datang kekubur minta-minta itu. Keterangannya mana? Kiyainya aja gak tahu. Lalu itu perbuatan syirik karena meminta dan beribadah selain kepada Allah. Bawakan dalilnya di Qur’an banyak ayatnya tentang itu!

 

Jelaskan.

Gak ada seorang  sahabatpun yang datang kekuburan untuk menyembah.

Atau ketika ada kematian melakukan tahlilan. Tanya kepada kiyainya. Antum mengadakan tahlilan ada gak dalilnya dari nabi? Pernah gak nabi mengadakan tahlilan untuk Khodijah bintu Khuwait ketika meninggal, untuk anaknya, untuk saudarany ada gak? Gak bakal ketemu sampai klapan juga.

 

Itu dalil.

 

Yang kedua pendapat sahabt ada gak yang mengadakan tahlilan untuk nabi Muhammad saw ketika meninggal?

 

Yang ketiga Tanya lagi,

 

Pernah gak imam syafii (kan mereka nisbatkan Syafi’I, Syafi’I, mahzab Syafi’i) mengadakan tahlilan? Berarti dia apa? Di buat-buat oleh manusia.

 

Makanya bawakan keterangan dalil, dan Tanya pada dia dalilnya mana?

“Jangan di balik, larangannya ada apa tidak?”

Loh yang mengadakan ibadah dia kok. Yang di Tanya kita larangannya!

Kalau ibadah yang ditanyakan dalilnya! Contohnya!

Kalau masalah kedunia-an yang di Tanya apa? Larangannya!

 

Ketika dia beribadah dzikir ribuan kali, sholat umpamanya. Dia sholat shubuh 3 raka’at..

 

Yang ditanya larangannya! Gak bakalan ketemu larangannya. Ribuan kitab juga gak ada larangannya sholat shubu 3 raka’at.

 

Tapi Yang di Tanya Apa?

Dalilnya ada atau tidak? Faham ini!

 

Kalau yang ibadah ditanya apa? Dalilnya ada atau tidak?

 

Kalau masalah kedunia yang ditanya larangannya bukan contohnya.

Kita makan tempe tahu ada gak contoh dari nabi. Ya jelas gak ada.

Larangannya ada apa tidak? Maslah keduniaan.

 

Durasi: 00:02:24
Pencatat: Khoir Bilah on
Editor: