Ceramah Singkat: Hakekat Tauhid – Ustadz Abu Isa

Ya kita mulai dari apa yang disampaikan oleh mualif Syaikh Muhammad Attamimi rahimahullah.

Bismillahirrahmanirrahiim

Beliau sampaikan dengan menyebut nama Allah yang pemurah lagi maha penyayang.
Ketahuilah bahwa sesungguhnya Tauhid itu adalah mengesakan Allah subhanahuwata’ala dalam beribadah, dan tauhid itu merupakan agama para rosul yang Allah subhanahuwata’ala mengutus para rosul tersebut kepada para hambanya.

Para bapak ibu, pada bahasan kita saya akan lebih fokuskan kepada yang ada kaitannya dengan inti dari ditulisnya risalah kasyfi subhat dan secara umum mungkin hal – hal yang lain akan ditinggalkan kecuali sedikit dari hal – hal yang tidak langsung terkait dengan materi kita, agar lebih fokus dengan apa yang tujuan ditulisnya risalah kasyfi subhat ini.
Setelah menyebut nama Allah subhanahuwata’ala beliau mengingatkan kepada kita hal yang sangat mendasar, hal yang sangat penting tentang hakekat tauhid yang Allah subhanahuwata’ala mengutus seluruh para rosul tersebut dengan tauhid tersebut.
Dimana beliau definisikan adalah Mengesakan Allah subhanahuwata’ala dalam ibadah.

Para bapak ibu, beliau membatasi definisi tauhid dengan tauhid uluhiyah, tauhid ibadah karena tauhid ibadah inilah yang menjadi pokok atau misi dakwah seluruh para rosul. walaupun sesungguhnya tuntutan dari tauhid tidak hanya tauhid ibadah. sebagaimana kita telah ketahui bersama bahwa mentauhidkan Allah subhanahuwata’ala itu meliputi tiga hal, yaitu;
1. tauhid rububiyah,
2. tauhid uluhiyah atau tauhid ibadah,
3. tauhid asma wa sifat.

Namun beliau disini, hanya menyebutkan tauhid ibadah. disatu sisi tadi, bahwa tauhid ibadah inilah yang menjadi misi utama diutusnya para rosul. Dan juga sesungguhnya barangsiapa yang dia telah benar didalam tauhid ibadahnya maka secara umum dia telah benar didalam tauhid rububiyah dan tauhid asma wa sifat. karena tidak ada seseorang yang benar ibadahnya kepada Allah subhanahuwata’ala tanpa dia memiliki modal kebenaran didalam tauhid rububiyah dan tauhid asma wa sifat.

Dia beribadah hanya kepada Allah subhanahuwata’ala karena mengakuti Allah lah Rabnya. dan dia beribadah hanya kepada Allah karena Allah lah yang memiliki kesempurnaan nama dan sifat. Walaupun bisa saja, bahwa orang yang sudah benar tauhid uluhiyah nya tetapi disana sini masih ada kekurangan didalam tauhid asma wa sifat, didalam perincian tauhid asma wa sifat. tetapi secara umum bahwa seseorang yang telah benar tauhid uluhiyah nya maka dia telah benar tauhid rububiyah dan tauhid asma serta sifat-Nya.

Kemudian, beliau sampaikan disini tauhid ibadah inilah yang merupakan agama para rosul, yang Allah subhanahuwata’ala telah mengutus para rosul tersebut kepada seluruh hamba-Nya.

Allah berfirman: (Q.S An Nahl : 36) Dan sesungguhnya kami telah mengutus kepada setiap umat seorang rosul yang menyeru sembahlah Allah dan jauhilah thogut. Maka sembahlah Allah dan jauhilah thogut itulah makna dari tauhid ibadah.

Dan inilah misi yang dibawa oleh seluruh para rosul. sebagaimana juga Allah subhanahuwata’ala tegaskan pada (Q.S Al Anbiya : 25 ) Dan tidaklah kami seorang rosulpun sebelum engkau melainkan selalu kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. maka beribadahlah kalian hanya kepada Allah.

Jadi, apa yang disampaikan oleh mualif syaikh Muhammad Attamimi rahimahullah tentang hakekat tauhid yang Allah subhanahuwata’ala mengutus seorang rosul dengannya sangat jelas dalilnya.

Durasi: 00:08:02
Pemateri:
Pencatat: Haris Eko Prasetyo on 30 April 2016
Editor:

Leave a Reply