Teman Abadi – Ustadz Mizan Qudsiah, Lc.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kaum muslimin dan muslimat yang di rahmati Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari kita, kita adalah makhluk sosial, makhluk yang membutuhkan kawan, membutuhkan teman, kita tidak bisa hidup sendiri tetapi ingatlah ketika memilih teman pilihlah teman yang setia dan abadi. Secara umum Allah SWT menggambarkan dan menjelaskan bagaimana kelak di hari kiamat ketika berkawan dengan orang yang tidak baik, apa kata Allah ‘azza wajalla:

“Sesungguhnya teman dan kawan pada hari kiamat pada hari itu satu sama lainnya saling memusuhi kecuali pertemanan dan perkawanan yang di bangun atas dasar taqwa kepada Allah SWT”

 

Ketahuilah bahwasanya ketika seorang memilih teman pilihlah teman yang abadi, teman yang setia dan sebaik-baik teman adalah amal sholih. Sebagaimana telah di riwayatkan oleh Imam Al-Baihaqi dan juga Imam Al-Bazzar, Rasulillah SAW bersabda:

“Perumpamaan anak Adam terhadap hartanya dan amalannya seperti seorang yang memiliki tiga teman, yang pertama mengatakan: aku akan bersamamu selama engkau hidup ketika engkau telah meninggal dunia aku bukan termasuk bagian dari dirimu dan kamu pun bukan termasuk bagian dari diriku, itulah dia harta seseorang.

 

Kemudian yang kedua mengatakan: aku akan bersamamu sampai ke kuburmu, apabila engkau sudah masuk kubur aku bukan bagian dari dirimu dan kamu pula bukan bagian dari diriku, itulah dia anak seseorang, itulah dia(anak). Yang ketiga mengatakan: aku akan bersamamu hidup dan mati, itulah dia amal sholih seseorang.”

 

Oleh karena itu para pemirsa yang di rahmati Allah ‘azza wajalla, jadilah orang yang cerdas, jadilah orang yang pintar, jangan tertipu karena kehidupan ini memang menipu

“Kehidupan dunia adalah kesenangan yang menipu”

 

Oleh karena itu dibawakan oleh Imam Ibnul Qoyyim rohimahullahu ta’ala dalam kitabnya Raudhatul Muhibbin, sebagian hukama ditanya: manakah sahabat yang paling setia? Mana sahabat yang paling baik? Dia mengatakan: kawan yang paling baik, kawan yang paling setia adalah yaitu amal sholih.

 

Maka seorang mukmin, seorang muslim jangan dia sia-siakan yang di katakan dengan amal sholih karena apa? Ketika dia menyia-nyiakan amal sholih maka akan dating kepadanya penyesalan yang tiada taranya dan tiada hingganya sehingga di saat itu sudah tidak ada manfaatnya penyesalan. Semoga apa yang kita ambil bermanfaat.

Wassalamu’alaikum warhmatullahi wabarakatuh.

 

Durasi: 00:05:58
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on 29 April 2016
Editor:

Leave a Reply