tentang Safar Bagian dari Siksa (Adzab) oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal

Safar atau kita melakukan perjalanan jauh. Di dalamnya kita akan mendapati kesulitan dan akan meninggalkan orang-orang yang kita cintai.

Oleh karena itu nabi saw mengatakan,

Bahwa safar itu bagian dari adzab adalah bagian dari siksa. Dari hadits abu huraira RA. Rasulullah saw pernah bersabda,

Safar itu adalah bagian dari siksa. karena safar inilah yang membuat seseorang itu akan sulit makan, akan sulit minum dan akan sulit untuk tidur. Makannya berkurang, minumnya juga jadi susah dan tidurnya pun semakin berkurang.

 

Maka dari itu nabi saw mengatakan,

 

Jika seseorang telah memenuhi hajatnya, keperluannya saat safar maka segeralah dia pulang kembali kepada keluarganya, dia bertemu dengan istri dan anak-anaknya. Hadits ini diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim.

 

Para pemirsa sekalian dari sini kita bisa ambil pelajaran bahwasanya yang namanya safar itu selalu menyulitkan.

 

Kata Imam Ibnu hajar dalam kitabnya Fathul Bahri. Beliau mengatakan,

 

Safar itu dikatatakan bagian dari adab atau siksa  dilihat dari dua sisi:

  1. Safar yang di dalamnya ada kesulitan. Kita akan sulit makan, kita akan sulit minum, tidur berbaring dan seterusnya
  2. Kita akan meninggalkan orang-orang yang kita cintai oleh karena itu ada seorang Imam yaitu Imam al haromain itu pernah ditanya. Kenapa safar itu disebut bagian dari siksa, bagian dari adzab? Maka ketika itu Imam Haromain mengatakan bahwasanya,

“Karena di dalam safar itu seseorang akan meninggalkan orang-orang yang dicintai. Disitu ada istri yang dia tinggalkan, ada anak yang dia tinggalkan seperti itu. Nah inilah yang di anggap bagian dari siksa dan semua faham. Kalau dia sudah berkeluarga dia meningalkan anak dan istri sementara waktu saja dia jadi tidak betah, dia merasa sulit, dia merasa kangen, dia merasa rindu. Itupun akan muncul ketika itu. Berbeda kalau dia tetap berada disamping keluarganya tatkala itu.

 

Kemudian di dalam safar disini, disini juga di hadits ini diterangkan ada kebutuhan urgen yang ada pada manusia yaitu pertama adalah makan, yang kedua itu adalah minum, yang ketiga itu adalah tidur. Ini para pemirsa sekalian, perlu di pahami ini disebut ibnul baththal dalam syarah sahahi bukhari beliau terangkan bahwasanya ini adalah kebutuhan yang sangat-sangat urgen.

 

Oleh karena itu kalau seseorang itu mendapatkan nikmat ini, Allah memberi kemudahan untuk mendapatkan nikmat tersebut begitu mudahnya maka dia harus bersyukur kepada Allah swt.

Dan orang yang pandai bersyukur itulah yang akan ditambahkan nikmat,

 

Seandainya kalian itu mau bersyukur. Maka Allah akan terus menambahkan nikmat bagi kalian. Intinya safar itu begitu menyulitkan maka kita. Tatkala bersafar  hendaklah kita banyak memohonkepada Allah swt.

 

Oleh karena itu diantara isi doa yang kita panjatkan adalah,

 

Ya Allah permudahkanlah safar kami ini dan dekatkanlah jarak tersebut. Karena dalam safar itu terdapat kekhususan seperti itu maka kita diminta untuk banyak memohon kemmudahan dan pertolongan Allah swt.

 

Maka kalau kita mengetahui demikian safar itu begitu sulit. Maka rasa tawakkal kita hendaklah kita pasrahkan, kita serahka semua pada Allah swt. Dan setiap orang bertawakkal kepada Allah. Dialah yang nanti akan dimudahkan dalam berbagai macam urusan.

 

Demikian pemirsa. Mudah-mudahan safar kita selalu menjadi safar yang penuh berkah dan penuh kemudahan dari Allah swt

Wabila taufiq

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

 

Durasi: 00:04:46
Pencatat: Khoir Bilah on 28 April 2016
Editor:

Leave a Reply