Sabar Dalam Berdakwah – Ustadz Yazid Bin Abdul Qadir Jawwas

Bagaiamna kalau ada seorang ustadz dia masih isbal?

 

: Ya diingatkan dengan cara yang baik, antum kasih buku…

Untuk merubah itu kadang-kadang gak gampang ya. Kadang-kadang punya pemahaman bahwa isbal itu yang dilarang karena sombong. Kalau gak sombong gak papa! Ya perlu sabar memberikan keterangan dan nasehat.

 

Waktu berubah, untuk berubah lama…

Kalau antum pernah mengalami seperti itu, saya pernah nasehati seorang ustadz lama. Untuk bisa berubah itu lama. Tapi sabar, diingatkan lagi, di ingatkan lagi… diingatkan sampai berubah! Perlu waktu, begitu juga pada keluarga, untuk berubah dari mereka berbuat bid’ah, syirik, lama waktunya. Kita Alhamdulillah bersyukur pada Allah, kita dapat hidayah muda. Tapi belum tentu orang tua kita semudah itu. Belum tentu juga keluarga kita semudah itu.

 

Perlu waktu dan antum doakan, doakan dengan kebaikan, kalau dia sebagai guru, yang belum berubah, belum tahu tentang manhaj. Antum dakwahkan dengan cara yang baik, dengan lemah lembut, doakan doa dengan kebaikan! Mudah-mudahan Allah berikan  hidayah kepada dia!

 

Perlu waktu yang panjang dan sabar…

 

Antum kadang-kadang mengharap. Pokoknya saya begitu dapat sunnah, langsung bisa berubah. Antum mau samakan dengan orang tua, ya gak bisa! Antum mau samakan juga dengan kakak, gak bisa!

 

Antum subhanallah. Diberikan oleh Allah kemudahan, diberikan hidayah, mudah untuk menerima. Tapi kalau orang tua antum yang terdidik oleh bid’ah puluhan tahun. Untuk berubah! Perlu waktu, perlu kesabaran!

 

Durasi: 00:01:56
Pencatat: Khoir Bilah on 28 April 2016
Editor:

Leave a Reply