Niat Baik Semata Tidaklah Cukup | Ustadz Nuzul Dzikri, Lc

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Saudaraku yang di rahmati oleh Allah SWT bagaimana menurut kita jika ada seseorang yang membangun rumah hanya bermodalkan niat baik saja, dia tidak mengerti bangunan dan dia tidak mengerti  teori membangun rumah apakah dia akan berhasil membangun rumah yang baik dan nyaman serta  kokoh? Saya rasa jawabannya tidak, lalu bagaimana apabila ada seseorang  yang ingin menyetir mobil manual hanya bermodalkan niat baik saja dia tidak mengerti bagaimana menslaraskan antara pedal kopling dan pedal gas hanya bermodalkan niat baik apakah dia bisa mengendarai mobil manual tersebut? Saya rasa jawabannya pun tidak.

 

Atau ada seorang wanita(seorang ibu-ibu) yang ingin memasak rendang tapi dia tidak tau resepnya, dia hanya bermodalkan niat baik saja. Kira-kira bisa tidak dia memasak rendang yang enak dan memiliki cita rasa yang tinggi? Jawabannya lagi-lagi tidak. Kalau demikian bagaimana dengan ibadah kita? Bagaimana dengan agama kita? Bagaimana dengan sholat kita, puasa kita, dzikir kita, sholawat kita, istigotsah kita, isti’anah kita dan ibadah-ibadah yang lain? Mungkinkah akan mencapai sukses di dunia dan di akhirat hanya bermodalkan niat baik? Maka jawab dengan jawaban yang sama dengan sebelumnya,,tidak.Nabi bersabda dalam hadits Muslim;

“Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadah yang tidak pernah kami contohan, kami ajarkan, kami terangkan, kami syari’atkan maka amal ibadah tersebut tertolak”

“Barangsiapa yang mengerjakan sholat hanya mengandalkan niat baik, dia tidak tau bagaimana cara sujud, bagaimana cara ruku’, bagaimana cara I’tidal, apa yang di baca dia nggak ngerti harus membaca al-fatihah maka sholatnya tidak di terima oleh Allah SWT”

 

Orang yang puasa tapi nggak ngerti sifat puasa nabi SAW maka puasanya di khawatirkan tidak di terima oleh Allah SWT

“Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadah yang tidak pernah kami contohkan, kami syari’atkan, kami tuntunkan maka amal ibadah tersebut tertolak”

 

Dan ini konsep, ibadah tidak cukup hanya dengan niat baik, ibadah adalah sebuah aktifitas dimana kita harus mensinergikan, menselaraskan antara niat ikhlas, niat baik dengan cara yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW kalau tidak, maka amal ibadah tersebut di khawatirkan tertolak. Makanya imam besar kita yang sangat karismatik, panutan kita Al Imam Asy-Syafi’I Rohimahullahu ta’ala beliau pernah mengatakan:

“Barangsiapa yang mengerjakan amal ibadah hanya bermodalkan niat baik saja maka dia baru saja membuat syari’at baru”

 

Ini hal yang berat dan ini teguran keras dari Al Imam Asy-Syafi’I rohimahullahu ta’ala, kenapa demikian? Karena saat Allah tidak perintahkan kita sholat pada waktu tersebut kita sholat pada waktu tersebut. Perhatikan! Ini membuat syari’at baru, ini bukan kesalahan yang remeh, ini bukan kesalahan yang kecil oleh karena itu marilah kita mengikhlaskan diri kita, kita berniat yang baik dan selanjutnya ikutilah tuntunan nabi SAW.

 

Dan saudaraku yang di rahmati oleh Allah, kalau setiap kita hanya mengandalkan niat baik saja maka di khawatirkan semua kemaksiatan menjadi boleh dan legal karena banyak orang yang ketika bermaksiat niatnya baik, apa niat koruptor ketika mengkorupsi uang Negara? Ya niatnya baik memberikan nafkah kepada anak dan istri, bukankah memberikan nafkah kepada anak dan istri niat baik? Apa niat seorang anak muda yang memakai obat-obat terlarang? Ternyata banyak di antara mereka niatnya baik ingin menyelesaikan dan keluar dari masalah-masalah kehidupan mereka, bukankah menyelesaikan dan keluar dari masalah sebuah niat yang baik?

 

Saudaraku yang di rahmati oleh Allah dari sini kita sepakat bahwa niat baik saja tidak cukup, niat baik harus di padukan dengan cara yang sesuai dengan nabi kita SAW.

Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

 

Durasi: 00:05:47
Pencatat: Khoir Bilah on 25 April 2016
Editor:

Leave a Reply