Baterai Kehidupan – Ustadz Indra Abu Umar

Di hadapan kita ada kehidupan yang membentang. yang dari hari ke hari, ketika matahari bersinar, kita hidup di dalam seiring waktu berjalan.

 

kitapun menghabiskan waktu kita dengan hal itu, tetapi, apakah kemudian hidup yang telah kita jalani tadi. Jadi hidup yang sangat bermakna dan berarti buat kita.

 

maka jawabanya kembali kepada kita, adalah Allah swt berfirman dalam Al-qur’an di dalam surat Al-mulk,

(….)

Dialah Allah yang telah menciptakan kematian dalam kehidupan untuk lihat siapa diantara siapa yang paling baik amalannya.

 

Andaikan kehidupan kita ini kita andaikan sebagai sebuah alat misalnya senter atau radio atau alat-alat lainnya yang disana kemudian membutuhkan batu batery. Agar alat itu berjalan dengan baik.

 

Maka sesungguhnya ada batery kehidupan yang lebih haqiqi yaitu keikhlasan kita dalam beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan bagaimana kita ittiba kepada Rasulullah saw.

 

Sebagaimana para ulama ketika menafsirkan surat Al mulk yang kita baca tadi yang kedua. Allah menciptakan kita mendatangkan kekuatan kehidupan untuk melihat siapa yang terbaik diantara kira yang paling baik amalnya yaitu mereka yang ikhlas dalam beramal dan yang paling mengikuti Rasulullah saw, Dalam kehidupan mereka terutama dalam ibadah-ibadah Allah ta’ala.

 

Maka jangan kemudian kita lemahkan dan mematikan alat-alat kehidupan kita dengan  batery yang salah pilih. Dengan kekuatan batery kehidupan kita yang tidak kokoh. Apa itu? Yaitu nilai keikhlasan kita dan ketepatan kita dalam mengikuti Rasulullah saw dari pagi hingga tidur kembali kita di waktu-waktu yang allah membangunkan kita. Ketika, setiap hari dalam kehidupan misalnya pada hari ini.

 

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

 

Durasi: 00:03:28
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on
Editor:

One thought on “Baterai Kehidupan – Ustadz Indra Abu Umar

  1. Maka jangan kemudian kita lemahkan dan mematikan alat-alat kehidupan kita dengan batery yang salah pilih. Dengan kekuatan batery kehidupan kita yang tidak kokoh.
    terimakasih kak

Leave a Reply