Masihkah Kesabaran Itu Ada Batasnya? – Ustadz Badru Salam, Lc

Kata orang kesabaran itu ada batasnya katanya. Apa benar kesabaran itu ada batasnya, tentu ini menjadi sebuah tanda Tanya besar. Allah subhanahu wa ta’ala di dalam Al-qur’an memerintahkan kita untuk sabar. Dalam ayat-ayat diantaranya Allah berfirman :

 

“Hai orang iman bersabarlah dan berusahalah terus untuk bersabar dan Allah subhanahu wa ta’ala mencintai orang-orang yang sabar”

 

tidak ada dalam al-qur’an tidak pula dalam hadits nabi SAW,  Bahwa Allah memberikan batasan bahwa manusia itu atau sabar itu ada batasnya. Seringkali kita mendengar ada orang berkata sampai kapan kita bersabar. Bahkan mungkin ada orang yang berkata, kesabaran aku sudah habis dll.

 

Subhnallah akhal islam azzan kumullah…

Ketika Rasul saw mengabarkan adanya pemimpin-pemimpin yang mereka itu tidak berhukum dengan hokum Allah. Mereka lebih memetingkan dirinya dari pada rakyatnya. Beliau bersabda,

 

“Sesungguhnya akan muncul pemimpin-pemimpin yang lebih mementingkan dirinya dari pada rakyatnya”

 

Kemudian Rasul SAW bersabda,

 

“Besrsabarlah sampai kamu bertemu kepada di telaga haud”

 

Disini Rasul SAW menyuruh kita untuk bersabar, sampai kapan? Apakah Rasulullah mengatakan sabar ada batasnya? Tidak!

 

Rasulullah mengatakan,

 

“bersabarlah sampai kamu bertemu denganku di telaga haud”

 

Berarti Sabar itu akhi, sampai akhir hayat!

 

Kita manusia hidup di dunia tak lepas dari yang namanya ujian dan cobaan. Setiap manusia di berikan oleh Allah subhanahu wa ta’ala ujian dan cobaan.

 

Dengan berbagai macam ragam-ragamnya. Ada orang yang di berikan ujian oleh Allah dengan penderitaan, kesengsaraan. Kalau orang yang Allah berikan ujian dengan kepayaan.

 

Masing-masing di uji kesabarannya orang yang menderita dengan sakit di uji kesabaran untuk menghadapi sakit, orang yang menderita kesusahan kesulitan di uji kesabarannya dengan kekurangan harta, orang yang diberikan oleh Allah kekayaan, keseanangan di uji oleh Allah kesabarannya untuk menghadapi syahwat dia, karena semakin senang semakin banyak fasilitas seseorang  terkadang lebih mengikuti syahwatnya.

 

Manusia di uji selama hidup dia dalam kehidupan dia dengan apa, dengan perintah, dengan larangan. Allah memerintahkan kita sholat, zakat, puasa, haji. Allah juga melarang kita berzina, judi, melarang berbagai macam larangan-larangan. Sampai kapan? Jawabnya satu, sampai akhir hayat, sampai kita mati.

 

Bolehkah kita berkata sampai kapan saya bersabar untuk sholat? Kalau berkata misalnya ada orang mengatakan “kan kesabaran ada batasannya” jadi saya sholat pun ada batasanya dong.

Subhanallah .. tidak ya akhi. Kita sabar sampai akhir hayat kita selama kita beriman kepada Allah kita butuh kesabaran.

 

Ali bin abu thalib berkata,

 

Kesabaran dalam keimanan itu sama dengan kepala untuk badan sebagaimana badan tidak akan hidup tapa kepala demikian pula iman tak akan pernah hidup tanpa kesabaran.

Bagaimana tidak!

Sementara kita beriman kepada Allah sepanjang hayat kita, selama kita hidup, kita terus sabar menjalankan perintah Allah, menjauhi larangan-larangan Allah. Bahkan hiduppun tak lepas dari berbagai macam ujian, ujian,, ujian,,, Allah mengatakan,

 

Dan kami uji kalian dengan keburukan, kesenangan sebagai fitnah untuk kalian

Allah juga berfirman,

 

Sungguh kami akan uji kalian dengan sedikit rasa takut, rasa lapar, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Bergembiralah bagi orang orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apa bila di timpamusibah mereka berkata kami milik Allah dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Allah.

 

Seakan isyarat bahwa kita bersabar sampai kita kembali kepada Allah subhna wa ta’ala.

 

Kata siapa sabar itu ada batasnya?? Rasul saw bersabda,

 

“Siapa yang berusaha untuk sabar maka Allah akan berikan atau Allah akan jadikan dia sabar”

 

Anda pernah melihat karet? Karet itu apabila kita tarik semakin panjang semakin panjang itulah kesabaran.

 

Ketika kita semakin melatih diri kita dengan kesabaran. semakin kita pun terbiasa dengan kesabaran. Seseorang yang terbiasa dengan penderitaan, ia bahkan mungkin merasakan penderitaan sebuah kenikmatan tapi ketika seseorang tidak terbiasa dengan penderitaan. Dia tidak sabar.

 

Itulah rupanya yang menyebabkan dia tidak sabar. Islam… aneh kalau ada orang berkata ‘sabar itu ada batasnya’. Dan aneh apabila ada orang yang berkata ‘kesabaran saya sudah habis’ itu menunjukan dia tidak sabar. Sebab kalau dia sabar dia akan senantiasa menahan dirinya dan tentu pondasi kesabaran itu keyakinan kita kepada Allah dan hari akhirat.

 

Sebab ketika seorang hamba mengharapkan apa yang ada sisi Allah berupa pahala dan surga yang ada di akhirat. Maka itu sesuatu yang luar biasa itulah yang menyebabkan kita bisa bersabar menghadapi berbagai macam ujian dan cobaan, kenapa? Karena kita mengharapkan sesuatu yang lebih yaitu berupa pahala akhirat dan surge yang kita dambakan.

Rasul SAW bersabda :

 

“maka bersabarlah kamu sampai bertemuku di telaga haud”

 

Nah menurut anda, masihkah kesabaran itu ada batasnya? Sabar ya mas!

Durasi: 00:08:21
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on
Editor:

Leave a Reply