Posted in Uncategorized

Menjadi Orang Mulia – Ustadz Fachri Permana

Kaum muslimin rohimani warohimakumullah.

Siapa di antara kita yang tidak ingin menggapai kemuliaan?

Siapa di antara kita yang tidak ingin menjadi manusia yang mulia?

Kita semua pasti menginginkannya.

Namun bagaimana cara kita mencari kemuliaan?

Ada di antara orang-orang yang ingin menggapai kemuliaan dengan hartanya, memperbanyak harta supaya dia menjadi manusia yang mulia yang di anggap oleh orang lain. Ada yang ingin menjadi mulia dengan cara menjadi terkenal, ingin menjadi bintang dalam dunia perfilman dan lain sebagainya. Ada pula orang yang ingin meraih kemuliaan dengan cara bagaimana supaya seluruh manusia ridho kepadanya.

Kaum muslimin yang di rahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala, banyak cara dari berbagai macam manusia untuk menjadi mulia, namun hakikat kemuliaan kemuliaan yang sejati itu seperti apa? Oleh karenanya simaklah salah satu kisah yang sangat menakjubkan yang terjadi antara kholifah Umar Ibnul Khotthob Radhiallahu 'anhu bersama sahabat Abu Ubaidah ibnul Jarroh.

Suatu ketika, ketika mereka berdua berjalan menuju Syam hendak menemui pembesar-pembesar orang-orang kafir, sahabat Umar Ibnul Khotthob Radhiallahu 'anhu melepas sepatunya dan memegang pelana dari hewan kendaraannya. Melihat hal itu sahabat Abu Ubaidah ibnu Al-Jarroh mengatakan: “Saya khawatir mereka pembesar-pembesar orang-orang kafir akan melecehkan anda wahai amirul mu’minin. Bagaimana mungkin seorang pemimpin melepaskan kedua sepatunya di letakkan di lehernya, kemudian menemui pembesar-pembesar orang-orang kafir dengan cara yang terlihat hina.” Tetapi apa jawaban amirul mu’minin Umar ibnul Khotthob Radhiallahu 'anhu beliau mengatakan dengan kalimat yang emas, simaklah ucapan beliau:

إنا كنا أذل قوم فأعزنا الله بالإسلام فمهما نطلب العزة بغير ما أعزنا الله به أذلنا الله

-- inna kunna adzalla qoumin, faazzanallahu bil islam. famahmaa nathlubu bi'izati bighoiri maa azanaallahu bihi adzaanaallah #02:39.

“Sesungguhnya kita adalah suatu kaum yang Allah hinakan dahulu karena memang bangsa Arab dahulu adalah bangsa yang hina, bangsa yang di remehkan maka Allah muliakan kita dengan islam, maka dari itu selama kita mencari kemuliaan dengan selain apa yang Allah jadikan kita mulia yaitu Al-islam, maka sungguh Allah akan menghinakan kita”

Inilah kaum muslimin yang di rahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala. Raihlah kemuliaan dengan agama islam, jalankanlah syari’atnya, hilangkanlah atau jauhilah larangan-larangan Allah, carilah keridhoan dari islam niscaya kita akan menjadi manusia yang mulia di mata masyarakat, di mata manusia apa lagi di mata Allah Subhanahu wa Ta'ala. Oleh karenanya kaum muslimin yang di rahmati Allah Subhanahu wa Ta'ala marilah kita kembali kepada islam.

إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَام

-- inna dzinna 'indallahi islam. #03:44

“Sesungguhnya agama yang sah di sisi Allah hanyalah islam” (QS Al Imron : 19)

Satu-satunya cara agar kita menjadi mulia dunia maupun akhirat adalah dengan cara kembali kepada islam.

Semoga bermanfaat, walhamdulillahi robbil ‘alamin.

Durasi: 00:04:12
Pemateri:
Pencatat: Khoir Bilah on 03 November 2016
Editor: Abu Ahmar
Scroll to top
Shares
%d bloggers like this: