Berapa Usiamu – Ustadz Abdurrohman Al Atsary

Ada yang bertanya ketika berjumpa ke saya, “Mas berapa usia yang ada pada anda?”. Saat itu saya pun malu dan saya hanya tersenyum saja

Di hari yang lain ada lagi yang bertanya, “Pak berapa usia anda sekarang?”. Seperti pertanyaan pertama, saya pun hanya menjawab dengan senyuman .

Sampai pada akhirnya ketika saya di takdirkan oleh Allah, sakit.

Pihak rumah sakit pun bertanya, “Berapa usianya sekarang? Mas atau pak”. Lalu saya pun berfikir, mengapa membedakan mas dan pak, saya pun menyadari bahwa, ternyata apa yang ada dilihat dari penampakan seseorang dari dzohirnya itu bisa membedakan sebutan apa yang pantas bagi dirinya.

Lalu saya berfikir berapa sekrang usia saya. Saya hanya mengatakan saya sudah tua wahai Rabb, walaupun saya tidak setua laut yang ada dihadapan saya. Walaupun usia saya tidak setua langit yang ada di atas saya, walaupun saya tahu saya tidak lebih tua di bandingkan bumi yang saya berdiri di dalamnya.

Tapi yang saya tahu lautan ini tidak pernah berbuat kedurkahan kepada Rabbnya. Ia berhembus mengikuti arah angin sesuai keinginan Rabb yang maha mulia. Langit menaungi tidak pernah berbuat durhaka kepada Rabb yang menciptakannya.

jika datang waktu siang berwarna terang, jika datang waktu malam dia berwarna gelap. Tidak mereka durhaka kepada penciptanya. Padahal ia sudah tua!

Bumi yang saya berdiri di atasnya tumbuh berbagai macam tumbuhan yang membuat dan mendatangkan kebaikan dengan izin rabbnya untuk makhluk yang ada dan ia juga tidak bermaksiat kepada Rabbnya saya teringat Allah mengatakan,

xxx

Bahkan yang ada di dalam benda-benda yang tua ini bertasbih memuji Allah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”

Saya pun berfikir, apa yang saya sudah lakukan yang sudah tua ini, apa yang saya sudah buat untuk Rabb yang menciptakan saya dengan usia setua ini. Apa saya merasa masih mudah? Saya berkata dalam diri saya, “Tidak saya sudah tua.”.

Tetapi saya belum berbuat apa-apa! Satu hal yang pasti. lautan, daratan dan langit dia tidak berbuat durhaka sama Allah E. Dan dia tidak di Tanya! Aku akan ditanya oleh Allah dan aku tidak tahu berdiri dihadapan Rabbku ketika ia mengatakan,

xxx

Ketika manusia nanti berdiri dihadapan Rabb yang menguasai alam semesta ini. aku tidak tahu jika dia bertanya pada diriku berapa yang sudah gunakan untukku? Aku tidak tahu. Apa yang sudah kau persiapkan menghadap diriku. maka yang patut kluar dari lisanku,

xxx

Ya rabb ampuni aku sudah setua ini aku lupa dengan kewajianku. Ya Rabb terlalu sedikit yang ku lakukan. Sudah setua ini tidak banyak yang kuperbuat untukmu. Jika bukan karena rahmatmu aku bukan siapa-siapa. Rahmati aku ya rabb, sadarkan aku agar aku bisa setua langit dan bumi dalam arti kata mampu tidak bermaksiat kepadamu.

Semoga engkau mendengar permohonanku dan mendengar permohonan orang-orang seperti diriku.

 

Durasi: 00:05:18
Pencatat: Khoir Bilah on 13 May 2016
Editor: Abu Ahmar