Adab Bertamasya Ustadz M Abduh Tuasikal

Para pemirsa sekalian yang dirahmati Allah Subhana wa ta’ala suasana seperti berada di pantai ini. sebagian orang menggunakannya untuk tamasya dan rekreasi. ada memang yang mengambil pilihan wah saya tamasya saja ke gunung, manjat gunung, ada yang memilih air terjun, ada yang memilih tempat permandian dan ada yang memilih menggunakan fasilitas laut seperti ini.

Tergantung setiap orang cenderung pada tempat rekreasi atau alat rekreasi yang bagaimana.

Namun ada beberapa nasehat yang kami ingin sampaikan jika kita ingin mengambil waktu untuk rekreasi,,, atau tamasya.
Yang pertama: janganlah menghabiskan uang yang banyak untuk rekreasi padahal kita bisa memilih rekreasi yang murah dan sama sama juga ingin menyegarkan pikiran dan menghilangkan kebosanan,  maka jangan sampai kita bersikap boros dan yang namanya boros itu bisa jadi bentuknya itu adalah menghamburkan uang untuk sesuatu yang haram atau sesuatu yang sia sia. Allah ingatkan :

إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ ( QS Al-Isro:27).

“Ingatlah bahwa orang yang boros itu adalah saudaranya setan”

Dan para ulama ketika menjelaskan boros itu apa boros itu adalah ketika seseorang memanfaatkan sesuatu bukan pada jalan yang baik, bisa jadi disini untuk hal yang haram bisa jadi untuk sifatnya mubah namun, mubahnya terlalu berlebihan. maka ini poin pertama yang patut di ingat.

Sedangkan point yang ke dua: jangan keseringan yang namanya saja untuk menghilangkan kebosanan tidak setiap pekan kita jalan-jalan, kita rekreasi karena ada waktu untuk kita bekerja, ada waktu kita bersama keluarga memang, ada waktu kita untuk menuntut ilmu yaitu mendalami agama kita menata hati kita, memperbaiki hati kita. maka jangan berlebihan jangan sampai terjatuh pada hal yang sia sia

مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيهِ

Kata nabi salallahu ‘alaihi wa sallam,

“Diantara tanda kebaikan islam seorang ia meninggalkan hal hal yang tidak bermanfaat untuk dirinya” (hadits riwayat tirmidzi)

Yang ketiga: Hendaklah menjauhi tempat-tempat maksiat, jaga pandangan, jangan sampai kita memilih tempat-tempat yang terlalu terbuka yang dimana orang-orang yang ada tidak memperhatikan aurat kita pun sulit menjaga pandangan. ada beberapa tempat hiburan pantai seperti itu yang kita lihat orang begitu bebasnya hidup terbuka.

Maka ingat kata nabi salallahu ‘alaihi wa sallam, nabi ingatkan hati-hatilah kalian jangan sampai kalian duduk-duduk di jalanan. Kemudian, para sahabat itu menjawab,

“Wahai Rosululloh inilah tempat kami nongkrong”

Maka Rosululloh mengatakan,

‘Ingat ada 4 hal yang kalian perhatikan:

1 .roddussalam.

Hendaklah menjawab salam

2.Ghodul bashor

Tundukan pandangan dari hal yang di haramkan

3.wal amru bil ma’ruf

Mengajak orang untuk baik

4.wa nahyu anil munkar

Laranglah orang dari kemungkaran.

 

Maka 3 hal yang harus di ingat dalam kita mengambil tamasya atau rekreasi:

  1. Jangan hambur-hamburkan uang sia-sia begitu saja.
  2. Perhatikan waktu, jangan sampai kita menghabiskan waktu sia-sia begitu saja.
  3. Jaga pandangan dari maksiat.

Maka jauhi tempat-tempat yang cenderung kita bermaksiatnya itu  banyak.

Demikian pemirsa, mudah-mudahan menjadi tips bermanfaat bagi siapapun yang ingin mengambil jalan untuk rekreasi.

wabillahi taufik

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

 

Durasi: 00:05:35
Pencatat: Khoir Bilah on
Editor:

Leave a Reply